Ponorogo, 4 Maret 2025 – Pondok Ramadhan Miftahussalam tahun 2025 kembali dibuka di Pondok Pesantren Miftahussalam. Kegiatan Pondok Ramadhan ini merupakan kegiatan tahunan yang telah menjadi tradisi yang berlangsung selama bertahun-tahun di Pondok Pesantren Miftahussalam. Pembukaan Pondok Ramadhan 2025 dimulai pada pukul 07.30 WIB yang dihadiri oleh pemimpin yayasan, ustadz dan ustadzah, serta seluruh santri Pondok Pesantren Miftahussalam.
Kegiatan Pondok Ramadhan akan dilaksanakan selama 17 hari, mulai Selasa, 4 Maret 2025, sampai dengan Kamis, 20 Maret 2025. Pondok Ramadhan 2025 akan diikuti oleh seluruh santri mulai dari kelas VII hingga kelas XII sebanyak 294 santri. Menurut laporan Ketua Panitia Pondok Ramadhan 2025, Ustadz Waijo, S.Pd, “Pada minggu pertama, santri mukim dari kelas VIII sampai dengan kelas XII berjumlah 243, sedangkan untuk kelas VII berjumlah 51, yang hanya mengikuti kegiatan Pondok Ramadhan mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan 15.00 WIB.” Kemudian pada minggu kedua santri kelas VII diwajibkan untuk bermuqim sehingga kehadiran seluruh santri muqim mencapai 100%.
Selama santri bermuqim di pondok, mereka akan mengikuti serangkaian kegiatan pengajian yang langsung dipandu oleh ustadz dan ustadzah Pondok Pesantren Miftahussalam. Pengajian ini akan mencakup berbagai macam kitab kuning klasik yang akan dibahas secara mendalam. Setiap sesi pengajian sengaja dirancang untuk memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai ajaran Islam. “Saya harap seluruh santri aktif berpartisipasi dalam setiap sesi pengajian serta kegiatan lainnya yang diselenggarakan selama Pondok Ramadhan Miftahussalam”. Tutur Kepala MA Miftahussalam, Dra. Husnul Munawaroh.

Dalam sambutannya, pemimpin yayasan, Drs. Mokh Mansyur, juga menyampaikan harapan agar santri dapat memanfaatkan waktu di bulan suci Ramadhan ini untuk mendalami ilmu agama dan meningkatkan keimanan. Beliau menekankan pentingnya pengajian kitab kuning sebagai sarana untuk memperdalam pemahaman tentang ajaran Islam. “Pondok Ramadhan adalah kesempatan emas bagi kita semua untuk belajar dan beribadah. Mari kita isi bulan suci Ramadhan ini dengan kegiatan yang bermanfaat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya.
Pondok Ramadhan Miftahussalam tahun 2025 tidak hanya di konsep untuk meningkatkan pengetahuan agama, tetapi juga untuk membangun karakter santri agar menjadi pribadi yang lebih baik. Sebab selain mengikuti pengajian kitab kuning, santri juga diajarkan untuk hidup mandiri, seperti mencuci baju dan menyiapkan tempat makan sendiri. Hal ini mengajarkan mereka tentang kesederhanaan dan kebersamaan, terutama dengan membiasakan buka dan sahur bersama.
Dengan pembukaan Pondok Ramadhan Miftahussalam pada tahun 2025, semua santri diharapkan dapat menjalani bulan suci dengan penuh keberkahan. Mudah-mudahan mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan yang berguna, tetapi juga menjalin hubungan baik satu sama lain sebagai santri. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi momentum yang signifikan untuk meningkatkan kualitas spiritual dan intelektual santri serta mempersiapkan mereka untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Mari kita sambut bulan Ramadhan dengan semangat belajar dan beribadah, serta saling mendukung dalam semua tindakan kita. Semoga Allah SWT selalu memberi kita petunjuk, keberkahan, dan rahmat-Nya, sehingga kita dapat memanfaatkan bulan suci ini dengan sebaik mungkin.
